Ngopi Di Mana? Di Imah Babaturan

Bandung nggak pernah habis memikat hasrat ingin ngopi. Udah banyak tempat ngopi dengan desain interior cakep cakep yang sangat instagrammable. Ada yang kopinya seriusan enak, ada yang biasa aja, ada yang juga jualan makanan ada yang cuma menyediakan makanan ringan temen ngopi. Semuanya punya keasikan sendiri-sendiri.

IMG_6894

Buat saya yang pecinta kudapan tradisional, Imah Babaturan seolah-olah menjawab semua keperluan akan sebuah tempat ngopi : kopi yang sedap, dan teman ngopi yang nggak kalah sedap.

Gimana nggak doyan. Di Imah Babaturan, kamu bisa ngopi sambil makan gorengan kesukaanmu. Sebut saja ; Bala-bala (pake bumbu kacang pula!), Sampeu Goreng (sampeu = singkong), Ubi Goreng, dan Pisang Goreng. Semuanya akan datang ke meja kamu dalam keadaan panas baru digoreng.

IMG_6896

Selain gorengan yang bikin saya bolak balik ke Imah Babaturan, ada juga Bihun Bumbu Kacang yang menurut teman saya, Ibeth rasanya mengingatkan akan jajanan waktu SD dulu. Minta tambahan potongan rawit biar makin sedap!

Sementara itu, Siska, teman saya yang lain terpesona sama Tongseng Kambingnya. Katanya, dengan kualitas Tongseng seenak itu, Imah Babaturan udah seperti kedai yang khusus menjual Tongseng sebagai barang dagangan utamanya. Waktu saya menyarankan makan Tongseng bukan dengan nasi, tapi dengan Ketan bertabur Kelapa, matanya berbinar dan setuju bahwa di luar dugaan Ketan dan Tongseng Kambing ternyata adalah paduan yang pas banget!

IMG_8553

Saya kebetulan baru-baru ini saja bisa minum kopi. Kayaknya efek karena berjamurnya banyak coffeeshop di Bandung dan keperluan meeting atau nongkrong di tempat-tempat itu. Ya masa iya minumnya air putih terus kan ya. Tapi saya suka kopi yang manis. Yang nggak terlalu pahit tapi yang aroma kopinya kuat. Di Imah Babaturan, saya akhirnya menemukan kopi yang saya suka. Harganya lima belas ribu aja, bisa dibikin dingin, bisa dibikin panas. Jangan tanya mana fotonya, selalu habis diseruput sebelum sempat difoto.

Ada beberapa menu yang masih ingin saya coba di sana, misalnya Nasi Goreng Kambing atau Gule Sapi yang menurut teman saya, Yanty sungguh bikin ketagihan.

Oh satu lagi yang langsung jadi favorit saya! Menu Sate Gorengnya! Makan digado tanpa nasi pun sedap. Potongan Bawang Merah dan Kol segarnya bikin pengen terus-terusam ngunyah, seriusan.

FullSizeRender(1)

Tempatnya sederhana dan hangat. Ada koleksi buku yang lumayan menarik di lemari bukunya, siapa tau kapan-kapan kamu mau ngopi mojok sendiri kan? Daripada mati gaya mending baca buku kali nggak?

IMG_6893

 

Jadi kapan kita mau ngopi sore-sore di Imah Babaturan?

One thought on “Ngopi Di Mana? Di Imah Babaturan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s