Makan Keringetan (tapi bukan karena ngantri) di Warung Liku

Sebenernya kalau boleh jujur, saya sudah lumayan lelah berburu makanan enak di Bali. Beberapa kali terakhir pergi kesana saya cuma pengen makan yang lewat aja, yang nggak pake usaha, yang nggak pake antri, yang nggak pake macet untuk menuju kesananya.

Sudah lumayan lelah mengejar Nasi Ayam yang terkenal sampai jauh-jauh ke Nusa Dua, apalagi sampai ke Ubud. Dan sudah saya test juga, ternyata duduk ngasal di Bali bisa juga dapet makanan enak. Waktu pulang dari Pantai Bias Tugel yang letaknya di bagian Timur Bali dulu, saya pernah gambling berenti di satu warung memesan ikan bakar dan ternyata rasanya tak kalah sedap sama ikan-ikan bakar lain yang terkenal di Bali. Pas bayar, makan berdua udah pake minum Coca Cola ternyata cuma 37.500. Bahagia bukan kepalang.

Kemudian satu waktu saya ada kerjaan di Bali dan karenanya saya nggak bisa keluar-keluar makan, cukup pasrah dengan nasi kotak yang dibelikan panitia. Di antara beberapa nasi kotak yang kami makan, ada satu yang cukup berbekas di hati, yaitu dari Warung Liku.

Karenanya pas ke Bali lagi kemarin saya langsung nagih temen jalan untuk makan di Warung Liku, Jl. Nakula. Carinya ndak susah, cari aja Jl  Nakula yang dari Sunset Road tinggal belok kanan (kalau kamu jalan dari ba`ndara). Kalau masih bingung, jangan kayak orang susah, buka google map pasti sampe kok.

Ini pertama kalinya saya makan di Warung Liku. Tempatnya nggak luas-luas amat tapi juga ga penuh sesak. Entah ya kalau lebih siangan, waktu itu saya jam 11.30 udah sampe sana soalnya.

Menunya ndak banyak, Nasi Ayam, Nasi Campur dan beberapa menu lainnya. Saya kemudian pesan Nasi Campur dan kemudian agak menyesal karena ngintip meja sebelah kok kalau Nasi Ayam ada Telurnyaaaaaa.

img_3711

Gapapa lah, ini ternyata enak (pake banget) juga.

Kalau mau bawa pulang, bungkuslah Ayam Betutu yang seekornya cuma Rp. 65ribu aja, sudah ditaro dalam kotak plastik. Kalau perjalanan dari Bali ke Bandung atau Jakarta atau Surabaya atau manalah yang nggak terlalu jauh sih pasti masih aman untuk dimakan di rumah bersama keluarga.

Pas bayar, makan di Warung Liku ini bertambah lagi enaknya. 2 porsi Nasi Campur dan minum cuma sekitar 40 ribuan. Iyalah, seporsi Nasi Ayam atau Nasi Campurnya cuma 15 ribu aja kak.

Di Warung Liku ini jual juga menu non halalnya, kamu bisa pesan Nasi Ayam atau Nasi Campur tanpa babi aja. Tapi kalau segan, jangan khawatir, masih banyak nasi lain di bali yang tak kalah enaknya🙂

Oya, kalau mau ke Warung Liku, jangan siang-siang. Kalau bisa bahkan usahakan sebelum jam 12 karena makin siang makin rame trus suka tau-tau abis aja gitu.

Jadi kapan ya kita makan banyak lagi di Warung Liku?

img_3708

 

2 thoughts on “Makan Keringetan (tapi bukan karena ngantri) di Warung Liku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s